Selasa, 05 Agustus 2008

aku dan tuhanku

H. Aku dan tuhanku

2/8/2008

Jam. 8.30 pagi

“sepertinya ini wajib saya lanturkan”

entah, apakah aku sudah terkena pengaruh oleh para filosof yang berfikir bebas tentang tuhan,manusia dan alamnya. Atau aku hanya manusia idiot yang hanya berspetakulasi dengan kehidupan. Jujur aku kurang setuju dan sedikit mengarah kepada yang batil. Entah aku dosa atau tidak “kebenaran” aku kurang percaya dengan ALLAH. Tetapi aku masih takut dengan ALLAH hanya imanku goyah dan tidak terarah. Entah atas pemikiran willian james yang tidak mengakui tuhan seperti tuhan yang dianggap oleh agama samawi. Ia hanya percaya bahwa memang ada sesuatu yang mengatur kita yang disebut oleh agama samawi tuhan, ia tidak menganggap dan tidak menyebutnya tuhan hanya ada sesuatu yang mengatur entah sebutannya apa.

Aku sebagai manusia idiot merasakan betul pengaruh tersebut. aku sudah berkeyakinan dalam hati mempercayai tuhan yang diucapakan willian james dari pada agama, tetapi aku masih takut allah. Ya allah, ya kebenaran aku berpikir buruk sekali tentang ini, aku merasa goncang dengan keyakinanku. Saat menulis kata ini ngilu ragaku dan berat batinku. “Entah” ini harus aku bahasakan agar orang lain mengerti apa yang kurasakan. Aku bukan kafir dan bukan munafik aku ingin kearifan cinta yang sesungguhnya. kalau berfikir secara agama terasa banyak kejanggalan-kejanggalan yang ada didalamnya. Entah kebanyakan tidak masuk akal. Entah itu langit ketujuh” yang mana tidak ada langit satu sampai tujuh”, juga berita al-qur’an tentang tentara gajah ketika nabi lahir ”mustahil gajah ada di padang pasir”. Aku lebih berfikir secara logika dan akal sehat entah sepertinya pikiranku sudah mengamat betul banyak kebohongan yang ada di dalam ajaran. Terutama setelah masa khalifah ali bin abi thalib yang banyak melahirkan perpecahan yang tentunya banyak melahirkan kebohongan agama.

Aku anak idiot merasakan betul kegoncangan itu, mudah-mudahan ada orang yang mampu mengatasi masalahku ini. mudah-mudahan aku dapat mimpi yang meluruskan keyakinanku lagi, amin ya roball alamin.

Tak ada yang tahu kegoncangan batinku ini. aku tidak mau tersesat dalam kehidupan entah aku harus berpegang teguh kepada apa dan yang mana. tentunya kalau aku berpegang kepada filsafat pasti tidak akan bersahabat dengan agama karena agama membatasi diri dengan wahyu. Tetapi kalau berpegang teguh kepada filsafat aku akan berpikir bebas dan tidak tebatas yang tentunya akan bertentangan dengan agama seperti ini.

Aku anak idiot tidak mengerti apa-apa. Tuhan! Aku tidak percaya dengan allah aku takut kepada allah. Ya allah, goncanglah keyakinanku ini aku takut tersesat tunjukan jalanmu ya allah. Seandainya aku bisa mengucapkan bahasaku ini secara mendetail tentu orang akan benar-benar memahami keadaanku sekarang. Aku sedang goncang aku tidak percaya dengan allah tetapi aku takut allah. Aku percaya dengan tuhan, pencipta semesta alam. Kekal abadi bersama jiwaku.

Aku anak idiot yang paling idiot. Merasakan betul kekuasan tuhan semesta alam. Aku sangat-sangat merasakan betul kekuasan tuhan. Aku tidak percaya dengan ucapan dia tentang allah, aku tidak percaya ucapkan agama tentang allah dan mungkin aku tidak percaya ucapan dosenku pak darsana tentang allah. Karena aku berpikir secara logis menggunakan akal sehat aku lebih mencintai kearifan dan kebijaksanaan. Aku ingin bebas dan tidak mau terbeban jiwa dan ragaku. Aku cinta kedamaian, aku rindu sang pengasih. Ya’ allah aku goncang, tunjukanlah jalanmu ini. aku tidak percaya allah.

Aku anak idiot yang paling banyak mengambil resiko. Kebenaran yang mana yang benar-benar, keadilan mana yang seadil-adilnya. Apakah dengan otak yang 1.400 cc kita tidak bisa memaksimalkan kecepatan dan kelogisan berpikir. Apakah kita terbelenggu dengan kebohongan apakah kita harus begini terus menerus tidak ada kata logis kebenaran dan ajaran. Aku ingin bebas aku ingin bahagia dan aku ingin selamat dunia dan abadi jiwaku. Tuhan kemana aku harus cari enkau aku sudah banyak kekalahan. Allah aku takut, tapi aku goncang. Ini benar-benar kurasakan. Aku aku, kamu kamu dan enkau engkau. aku percaya dengan aku, kamu sudahlah kamu dan enkau memang ku cari engkau. Aku tidak mau terbebani, aku ingin hidup bebas, aku mau berfikir logis. Apa itu agama, apa itu takut, apa itu allah. Yang pasti kalau kita berpikir terus-menerut takut kepadanya ya, benar kecelakaan akan menimpa kita. ya, pantas karena manusia akan berpikir sesuai dengan perintah otak sadar dan di jalankan oleh otak bawah sadar. Ya, allah ya tuhanku aku goncang. Tunjukan jalanmu.aku kurang menyakini enkau!

Aku anak idiot yang sulit memahami. Membaca al-quran adalah ketentaraman dan kedamaian batinku. Setelah membaca al-quran segala masalah hilang sudah terasa. zat-zat yang sangat kecil-kecil-kecil sekali jauh lebih kecil dari atom, bisa menyejukan jiwaku. hilang semua yang buruk. Jiwaku menjadi tentram keambrulbautan/perselisihmanan” entah terasa tidak ada yang mampu mewakili bahasaku ibarat sesuatu yang kacau balau” lenyap seketika seusai membaca al-qur,an. Jiwaku puas dan tentram. Sama halnya ketika membaca puisi, betapa puasnya aku dan aku hampir sama merasakan apa yang ku rasakan seperti sehabis membaca al-quran. Hal itu membauktikan bahwa jiwa kita butuh penyucian dan kebugaran. Aku goncang ya, allah. Ya, allah tunjukan aku jalan.

Minggu/3/8/2008

Jam 3.30 pagi

Do’a

Tuhanku

Dalam termangu

Aku masih menyebut namamu

Biar susah sungguh

kau penuh seluruh

Cayamu panas suci

Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhanku

Aku hilang bentuk

Remuk

Tuhanku

Aku mengembara di negeri asing

Tuhanku

Dipintumu aku mengetuk

Aku tidak bisa berpaling

Karya:chairil anwar

Aku bodoh, bodoh sekali mungkin kemarin pikiran sedang kacau. Kenapa aku bisa kepikiran seperti itu. aku selalu mempertanyakan kebenaran tuhan. Aku sudah tidak percaya tuhan yang disebut allah, tetapi aku percaya tuhan. Ya,allah maafkanlah kegoncanganku itu. aku makluk paling idiot, kalau berpikir dan menanyakan enkau terus-menerus sama juga aku ini anak idiot yang paling idiot. Mencarimu hanya membuatku tersiksa, hanya ada satu keyakinan untukmu ya,allah, tuhan semesta alam.

1 komentar:

Laki-laki Di Titik Nol mengatakan...

coba angkat opini yang bersifat Edukasi .