Selasa, 05 Agustus 2008

aku"filsafat"

C.Aku “ filsafat “

Sering aku mengalami mimpi-mimpi yang benar-benar terjadi di alam nyata.

1. meminjam jaket dan topi

pernah suatu ketika aku meminjam jaket kepada teman dekatku. Sudah lama sekali, kira-kira sudah satu bulan tidak saya balikan. aku merasa sangat tidak enak. Suatu siang aku sudah kekesalan, kucari dimana-mana tetapi tidak ada. Akhirnya aku kelelahan kemudian tertidur. Sebelum tertidur aku selalu memikirkannya, mengingat-ingat dimana saya dulu meletakanya. Ternyata aku bermimpi, dalam mimpi itu aku di tunjukan jalan oleh orang tua berambut putih menunjukan tempat dimana jaket itu berada. Ketika saya sudah mengetahui keberadaannya tersentak saya bangun. anehnya saya tanpa berfikir sudah jalan dan mengambil jaket di tempat yang sebelumnya tidak saya ketahui. Begitu juga topi, sama.

2. Masuk UIN JAKARTA jurusan bahasa indonesia. “Pilihan pertama dan keduaku adalah fakultas ekonomi. saya ingin sekali masuk jurusan manejemen dan akutansi. tetapi tuhan berkehendak lain. “

Yang menjadi factor utama saya memilih jurusan itu karena pengaruh teman. Sebelum kaki kulangkahkan pertama kali ke gedung yang maha dahsat ini, sering malam aku sholat sunah tahajut memohon kepada allah agar di mudahkan langkahku dan di cerahkan masa depanku. Suatu hari aku pergi kesana untuk mengisi formulir pendaftaran. niatku dari rumah hanya ada satu tujuan mengambil jurusan yaitu jurusan manejemen fakultas ekonomi. Tetapi tuhan berkehendak lain. tak disangka jurusan yang tidak pernah terpikirkan olehku kini aku masuk kesana yaitu jurusan pendidikan bahasa indonesia. aku sangat percaya sekali dengan kehendak tuhan selama masa penungguan hasil ujian tulis mandiri UIN Jakarta banyak doa dan ibadah yang ku lakukan dan juga sebelum memilih 3 jurusan. Tak di duga-duga kenapa tuhan memilihku dan tak di sengaja tangan ini menandai jurusan pendidikan bahasa indonesia yang sama sekali tidak terpikirkan. Walau tidak dapat jurusan yang sesuai dengan kehendakku aku sangat yakin ini” bahasa indonesia” adalah jurusan yang sudah tuhan berikan kepadaku sesuai doa yang selalu ku minta setiap malam sebelum memilih dan masa penungguan hasil seleksi penerimaan mahasiswa baru.

Doaku sebelum memilih jurusan” ya allah’ ya tuhanku tunjukanlah kepadaku jalan yang lurus jalan yang kau ridhoi. Ya allah ya tuhanku ini adalah awal dimana aku akan menjejaki langkah yang ku tak tahu bagaimana kedepannya nanti. Oleh karena itu tunjukan aku masa depan dengan arah yang lebih baik melalui juusan yang ku pilih. Dan sesuatu yang takan menyesal seumur hidupku”

Doaku ketika menunggu pengumuman seleksi mandiri. Satu bulan lamanya pengumuman ujian masuk negeri. Aku takut sekali tidak dapat. Ini adalah kesempatanku satu-satunya. Kalau tidak dapat maka aku akan menyesal seumur hidup. Aku tidak akan pernah merasakan bangku kuliyah seperti kaka-kakaku sekarang. Hanya ada satu jalan yaitu berdoa kepada allah setiap malam, sholat tahajud.

Ya allah, aku menemukan sekali betapa besar keagunganmu. Tiga hari sebelum pengumuman aku sudah mimpi kalau aku masuk dijurusan pendidikan bahasan indonesia dan sudah aku katakan kepada teman-temanku kalau aku sudah di terima di UIN Jakarta” padahal belum tahu hasil sebenarnya”. Di situ aku di kasih tahu kalau nilai ujian bahasa indonesiaku paling besar jika dibandingkan dengan teman-teman yang lainnya. Entah sampai sekarang aku tidak tahu apakah nilai itu benar atau tidak.

3. aku sering mimpi dan sampai hari ini”20/7/2008” aku masih saja mendapatkan mimpi yang benar-benar nyata” letak HP” dan 21/7/2008 aku masih mimpi tentang bisikan yang menyuruh kalau aku harus memberikan tugas menghapal nama-nama sastrawan kepada muridku di SLTP.

terkadang aku selalu memikirkan diriku sendiri, aku merasa hidup di dunia ini hanya sendiri, semua yang ada di lingkungan kita itu adalah semu tipuan mata dan indera. Aku sangat, sangat merasakan bahwa sebenarnya kita hanya diam dan abadi disini. Aku hobi lari, kalau aku berlari dan terus berlari memang aku ini pindah/bergerak tetapi entah ada sesuatu hakikat yang diam dan diam tidak bergerak. Naik motor pun sama ketika aku pelan dan ngebut terasa aku hanya disini dan diam selalu tak bergerak sama sekali, yang bergerak hanya semu. Dan aku tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata apakah ini hanya pengaruh buku filsafat oleh pemikir-pemikir yunani atau aku sedang gila memikirkan dan merasa hal yang tak penting.”idris afandi/BHS. IND/ UIN Jakarta

Tidak ada komentar: